10 Tempat Wisata Baru Yang Ada Di Kota Mojokerto

Alun Alun Kota Mojokerto
Alun Alun Kota Mojokerto

Mojokerto yaitu kota yang terdapat 50 Km barat daya Surabaya, Jawa Timur. Mojokerto populer dengan makanan ringan khasnya yakni onde-onde. Mojokerto juga populer karna ada situs peninggalan peristiwa kerajaan Majapahit. Selain itu, Mojokerto mempunyai potensi wisata yang pantas jadikan pilihan untuk isi berlibur anda serta keluarga.

Beragam obyek wisata yang berada di Mojokerto tidak cuma disukai oleh orang-orang sekitar maupun wisatawan domestic saja, namun kelebihan bermacam tempat disana juga dilirik oleh beberapa wisatawan asing mancanegara. Dari sekian banyak terdapat pilihan lokasi wisata yang dapat anda jadikan alternative berlibur, berikut ini ada 10 obyek wisata di Mojokerto yang menarik untuk dikunjungi dan wajib anda ketahui lebih dalam saat sebelum mendatanginya, yakni :

Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Mojokerto

Ditempat ini anda juga akan lihat beragam jenis peninggalan purbakala yang berada di Mojokerto. Sayangnya untuk pengunjung yang menginginkan memfoto beragam jenis benda purbakala yang ada di sini mesti ada ijin tertulis dari kepala balai yang ada di sini. Banyak benda purbakala yang juga akan anda dapatkan di sini umpamanya saja yaitu lempengan besi tidak tebal yang didalamnya diisi mantra-mantra serta saat lempengan besi di bagian tengah di buka didalam lempengan besi itu tertancap lingga emas kecil yang di buat dari emas murni.

Bukan sekedar itu saja pengunjung yang ada di sini dapat lihat beragam jenis arca yang diprediksikan peninggalan kerajaan Hindu yang waktu itu berada di Mojokerto. Beragam jenis koleksi arca yang dapat anda temui di balai ini yaitu arca Wisnu, patung Nandi yang disebut lembu atau kendaraan dari Dewa Syiwa serta banyak sekali lagi yang lain.

Candi Bajang Ratu Mojokerto

Situs peninggalan sejarah yang bisa anda kunjungi berada di Kecamatan Trowulan yaitu Candi Bajang Ratu, terdapat di Desa Temon. Candi ini berupa seperti gapura yang menjulang tinggi serta terbuat dari tumpukan bata. Dinamakan Bajang Ratu yang dalam bahasa Jawa bermakna raja kecil karna saat Raja Jayanegara (Raja ke-2 kerajaan Majapahit) menjabat jadi raja, umur beliau masihlah muda.

LIHAT JUGA  Selain ke Lawang Sewu, Kemana Lagi Ya di Semarang?

Patung Budha Tidur Mojokerto

Di Mojokerto ada patung budha paling besar di Indonesia yakni Patung Budha Tidur. Patung yang mempunyai panjang 22 M. ini disebut-sebut jadi patung budha paling besar ke-3 di Asia sesudah patung semacam di Thailand serta Nepal.

Untuk berkunjung ke Patung Budha Tidur ini anda tidak dikenakan ongkos tiket dengan kata lain gratis, anda cukup bayar parkir motor atau mobil saja serta isi buku tamu di pintu masuknya. Patung Budha Tidur terdapat di ruang Maha Vihara Majapahit persisnya di Desa Bejijong Kecamatan Trowulan Mojokerto.

Gunung Penanggungan Mojokerto

Gunung ini mempunyai ketinggian 1. 653 mdpl saja, begitu pas buat traveller atau pendaki pemula untuk coba petualangan pendakian pertamanya. Tidak hanya bisa lihat pemandangan alam berwisata di sini sangatlah menarik karna banyak situs sejarah serta dibeberapa lerengnya banyak didapati situs peninggalan purbakala periode Hindu-Buddha di Jawa Timur.

Makam Troloyo Mojokerto

Wisata sejarah yang dapat anda temui saat ada di Mojokerto yaitu Makam Troloyo Mojokerto. Obyek wisata ini mempunyai daya tarik sendiri untuk wisatawan serta jadi tujuan tempat sejarah paling menarik. Bukan sekedar  jadi obyek wisata bersejarah saja, namun juga jadi obyek wisata religi untuk wisatawan lokal ataupun luar daerah. Makam Troloyo ini diakui jadi makam dari kakek Sunan Ampel yang di kenal dengan nama Sayyid Muhammad Jumadil Qubro. Kompleks makam itu adalah tempat atau makan Islam kuno. Diliat dari batu nisan yang tertulis di sana, tunjukkan kelahiran beliau tahun 1350 s/d tahun 1478. Bila melihat dari tahun kelahiran s/d tahun meninggal dunianya beliau hidup di waktu pemerintahan Kerajaan Majapahit.

LIHAT JUGA  Yuk Lihat Spot-spot Menarik di Pulau Bawean!

Beliau adalah syekh ulama yang bertindak dalam menebarkan agama Islam di masa Kerajaan Majapahit di mana waktu itu agama Hindu-Buddha banyak diyakini oleh orang-orang Indonesia. Makam ini juga akan ramai dikunjungi saat bulan puasa serta masuk bulan besar kalender Hijriah. Oleh karena itu saat pemerintah Mojokerto sudah mengatur pedagang kaki lima dan membenahi kondisi sekitar makam supaya telihat layak dan rapi, maksudnya yaitu supaya keadaan jadi nyaman hingga pengunjung yang datang kerasan berlama-lama ada di sana.

Candi Tikus Mojokerto

Lokasi Candi Tikus ini begitu deket dengan Candi Bajang Ratu. Dahulu, candi ini dipakai jadi tempat mandi puteri raja. Cuma, saya bingung dengan nama candi ini, mengapa mesti dinamakan Candi Tikus? Menurut penjaga pintu masuk, saat diketemukan, candi ini terpendam didalam tanah serta ditempati oleh beberapa ribu tikus. Orang-orang juga mengatakannya dengan nama Candi Tikus.

Candi Brahu Mojokerto

Searah dengan Patung Budha Tidur, anda bisa meneruskan wisata ke arah utara serta juga akan temukan Candi Brahu. Candi Brahu dibuat dengan bata merah serta mempunyai ketinggian sekitaran 20 m.

Candi Brahu sendiri mempunyai pemandangan yang megah jadi bukti masa kejayaan Majapahit serta dikelilingi taman yang membuat cantik ruang Candi Brahu. Untuk nikmati ruang Candi Brahu ini anda dikenakan biaya sebesar Rp 2500/orang saja. Candi Brahu terdapat di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan Mojokerto atau berjarak kurang lebih 2 km ke utara dari jalan raya Jombang-Mojokerto.

Petirtaan Jolotundo

Petirtaan Jolotundo adalah tempat wisata sejarah yang terbuat dari batu adhesit dengan pahatan relief dan bentuk bangunannya mempunyai 52 pancuran air yang jernih. Konon air itu selalu mengalir meskipun musim kemarau tengah berjalan. Bukan sekedar jadi obyek wisata, Petirtaan Jolotundo juga seringkali dijadikan tempat riset oleh sebagian arkeolog dunia serta konon air Petirtaan Jolotundo yaitu yang terjernih nomor dua didunia.

LIHAT JUGA  Taman Rekreasi Selecta, Surga Menawan di Kota Batu

Kolam Segaran Mojokerto

Tidak hanya candi serta lokasi bangunan bersejarah, ada juga Kolam Segaran yang terdapat di Kecamatan Trowulan, Kota Mojokerto yang diakui jadi peninggalan Kerajaan Majapahit. Kolam ini mempunyai ukuran yang begitu besar hingga dipandang jadi symbol atau bukti kejayaan Kraton Majapahit pada saat itu. Bahkan juga hingga sekarang ini, Kolam Segaran yang berada di Desa Segaran dipandang jadi kolam kuno paling besar yang berada di Indonesia.

Candi Wringin Lawang

Tempat bersejarah yang lain yang berada di Mojokerto yaitu Candi Wringin Lawang. Candi ini diakui jadi tempat peninggalan jaman kerajaan Majapahit. Dimuka jalan masuk menuju candi ini ada arca Ganesha dengan ukuran yang cukup besar. Candi ini adalah kesekian bangunan kuno serta bersejarah yang berada di daerah Trowulan. Candi itu diberi nama Wringin Lawang sebab mempunyai makna berbentuk Pintu Beringin. Candi itu di buat berbahan bata merah yang luasnya sekitaran 13 x 11m serta tingginya menjangkau 15, 5 m Diprediksikan candi itu dibuat mulai sejak era ke-14. Candi ini banyak diketemukan pada arsitektur Bali.

Candi ini sesuai buat anda jadikan obyek wisata dengan keluarga anda, terlebih untuk anda yang jenuh dengan kebiasaan anda keseharian. Hal tersebut karena kompleks candi ini begitu bersih serta begitu asri di mana didalam kompleks candi itu disiapkan beragam jenis tanaman, Pohon Trenggulun dan Pohon Maja. Keasrian Candi Wringin makin riil karna ada kolam kecil dengan tanaman teratai di tengahnya. Walau candi ini tak ada hiasan relief, namun arsitektur serta kemegahan bangunan candi ini dapat buat terkagum pengunjung yang datang ke sini.

itulah sedikit informasi destinasi wisata di kota mojokerto dan masih banyak lagi tempat wisata di mojokerto yang tak kalah keren, akan di bahas di kesempatan selanjutnya.

have a nice day 😀

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here